Banyak keunggulan kota Medan bila dibandingkan dengan kota-kota lain. Keunggulan-keunggulan itu tercermin dari banyaknya ikon kota Medan.
Beberapa Ikon Kota Medan Sebagai Spot Foto
Jalan-jalan ke Kota Medan selalu identik dengan aktivitas berbelanja, makan-makan dan akhirnya disertai dengan foto-foto dan menguploadnya ke media sosial. Yang dikejar oleh para wisatawan sesungguhnya adalah mereka ingin netizen tahu bahwa mereka sedang berada di suatu kota. Maka dari itu, dibutuhkan ikon sebuah kota.
Netizen cerdas tidak perlu bertanya seseorang sedang berada di mana, mereka akan mengerti sendiri setelah melihat background foto. Nah, di situlah perlunya ikon sebuah kota dijadikan background foto. Demikian juga halnya dengan Kota Medan. Ada beberapa ikon kota Medan yang langsung dikenali oleh netizen.
Empat Ikon Kota Medan
Berikut ini adalah empat ikon Kota Medan yang sering dilupakan oleh warga atau wisatawan:
(1) Kantor Pos Besar Medan
Beroperasi sejak tahun 1911, hingga kini tetap menjadi kantor pos utama di Kota Medan. Kantor Pos juga merupakan salah satu bangunan bersejarah di Medan. Mulai dibuka pada 1911, bangunan ini sampai sekarang masih berdiri dan beroperasi. Bentuk bangunannya, kental sekali dengan gaya Belanda seperti jendela yang banyak terdapat di sisi-sisi gedung. Terletak di jantung Kota Medan, dan menjadi bangunan kebanggaan warga Kota Medan. Dalam program paket tour medan, tour guide akan memberi penjelasan tentang sejarah bangunan ini walau tidak turun dari dalam bus.

(2) Museum Negeri Sumatera Utara
Gedung dan Museum ini milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang dibangun pada tahun 1954 dan diresmikan pada tanggal 19 April 1982. Di tempat ini anda menemukan beragam peninggalan sejarah dan budaya dari suku-suku di Sumatera Utara. Terdapat kurang lebih 10 ruangan di gedung ini. Dalam program paket tour medan reguler, mengunjungi museum ini tidak masuk ke dalam itinerary dan biasanya ditempatkan sebagai optional tour saja.
(3) Tugu Guru Patimpus
Program paket wisata medan yang umum tidak akan ada program kunjungan khusus ke lokasi ini, karena selain tidak ada platform untuk kunjungan pada fisik bangunannya, agak sulit untuk mengatur parkir apalagi wisatawan yang menggunakan bus besar.
Sebenarnya Guru Patimpus yang bermarga Sembiring Pelawi ini hidup di sekitar abad ke-16. Berasal dari Tanah Karo, sosok ini merupakan pendiri Kota Medan. Namanya diambil dari Madan, dalam bahasa Karo artinya sembuh. Guru Patimpus beserta istrinya, membuka kawasan hutan yang berada di antara Sungai Deli dan Sungai Babura. Area inilah yang menjadi cikal bakal Kampung Medan.
Saat ini, sosok penting di Sumatera Utara tersebut bisa dikhidmati dalam bentuk tugu atau monumen. Di sekitar lokasi Tugu Guru Patimpus, terdapat ruang terbuka yang biasa dikunjungi, sebagai alternatif rekreasi keluarga saat hari libur. Wisata budaya dan sejarah Kota Medan, bisa juga dimulai dari sini.
(4) Kuil Shri Mariaman
Bagunan Kuil Shri Mariaman ini berdiri kokoh dan berlokasi di Kampung Madras, persis di depan Sun Plaza, Jalan KH. Zainul Arifin, salah satu Mall terbesar di Kota Medan. Anda bisa menyaksikan pada saat pass by, atau saat shopping mengikuti program medan city tour.
Program tour di Kota Medan sebenarnya tidak terlalu mengikat. Tour operator siap memberikan program sesuai dengan permintaan wisatawan, dan tentu saja akan berwujud tour medan murah. Hanya saja akan ada penyesuaian harga bila permintaan wisatawan over budget.
Comments